Hai... Apa kabar kau disana? sudah lama kita tak lagi saling terhubung,berjauhan mencipta jarak layaknya langit dan bumi. ku lihat di dinding-dinding maya itu,sepertinya kau semakin bahagia ya, tak seperti saat bersama kita dulu. bodohnya aku yang tak mampu memberi itu, maaf ya.. kemarin telah lama sekali berlalu, tak mengerti aku alur mana yang membawa kita ke penghujung yang bisu ini. padahal sesaat sebelum itu, masih ada kata diantara kita,yang menjadi penghubung kita menjadi apa yang ku sebut teman. sekedar status itu saja sudah cukup bagiku sebenarnya, tapi mengapa kita bisu begini? seperti seolah kau dan aku hanya sebagai abang dan kakak kelas saja. bodohnya aku, maaf ya. melepsmu lalu berkunjung setelah kau telah dengannya, hingga mengusik ketenangannya, sang kumbang mu yang gagah bagimu lemah bagiku. kasar sekali dia, seperti kaca yang terlempar pecah lalu tak jadi lagi. apa kabar dirimu??? bertahankah kebahagiaan itu bersamamu??? ...