Rindu (Yang) Malang

Sepokok rindu yang tumbuh dan terawat
Menjulang rantingnya tinggi sendiri
Mengakar cinta yang dinantikan
Namun entah dimana

Garis-garis waktu mengalur lalu
Rindu semakin tumbuh dan berbunga ia
Hingga tiba di penghujung penantian
Kekasih tak kunjung tiba

Nyatanya kekasih...
Menjelma bunga yang mekar
Dipetik orang di perantauan
Hingga tak lagi sampai 
Semerbak yang dahulu dicandui

Tersisa tanah yang dahulu ia disana
Dan rindu yang semakin tua
Kasih takkan lagi sampai
Rindu kini daun yang gugur terlupa
Menggila ditelan cintanya sendiri
Kekasih tak perduli

Rindu mati hari tetap berganti
Kekasih yang dinanti ingkar janji
Termakan ambisi
Hidup makan hati
Rindu (yang) malang
...

Comments

  1. Obat dari rindu adalah pertemuan.
    Mungkin malang tak kunjung datang, tapi percayalah dia juga menanti.
    Kunjungi dan ungkapkan isi hati.
    Sirami kembali sang mawar agar semerbaknya kembali mengisi relung hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. sayangnya malang telah menghapus kata, kini jarak menjadikan kisah sirna hingga mawar telah bertuan, aku daun jatuh yang tetap memandangnya indah.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

KAMPUNG HALAMAN

Tentang Kita

Usaha